Menikmati Alam Bersama Pameran Produksi Indonesia

8 Aug 2015

Ngomongin traveling bagi yang tidak bisa diam atau doyan banget jalan-jalan dan kebetulan lagi berada di Surabaya tidak ada salahnya mampir sebentar ke Pameran Produksi Indonesia 2015 yang diselenggarakan oleh Kementrian Perindustrian, event besar Kementrian Perindustrian yang ketiga ini kebetulan memilih kota Surabaya sebagai tempat PPI 2015 yang sebelumnya diadakan dua kali di Bandung.

Pertama kalinya saya datang ke event ini kesan wah sangat saya rasakan mengingat venue yang megah, booth yang tertata rapi, dan banyak produk Indonesia yang baru saya ketahui, maksudnya banyak brand terkenal dan saya baru tahu bahwa rata-rata brand tersebut “Made in Indonesia Rek”……kemana aja gitu ya selama ini ^_^, saya termasuk orang yang sangat support akan produk-produk Indonesia jadi sungguh suatu pengalaman yang luar biasa bisa menelusuri setiap sudut PPI 2015.

Kemeriahan Pameran Produksi Indonesia 2015

Deretan Booth berjajar rapi di PPI 2015

Seperti apa PPI 2015?

Menurut Sekjen Kementrian Perindustrian, PPI 2015 sendiri sangat bagus dilaksanakan bertujuan untuk mengembangkan produk dalam negeri yang berdaya saing sehat, serta guna meningkatkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri,di PPI 2015 ini tersedia ratusan booth dan terbagi dalam beberapa zona, diantaranya zona Industri furniture kayu dan rotan, produk kulit dan alas kaki, industri garment-textile, alat pertanian dan kesehatan. Sedang menurut gubernur Jawa Timur Soekarwo, Surabaya di pilih mengingat Surabaya adalah salah satu kota besar di Indonesia dan Surabaya selain sebagai kota bisnis juga dikenal sebagai kota tujuan wisata, tujuan pendidikan, dan tujuan investasi, dengan demikian diharapkan minat masyarakat terhadap perkembangan produk Indonesia bisa memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Berikutnya menurut Bapak Saleh Husin Menteri Perindustrian, PPI 2015 kali ini mengangkat teman “bangga menggunakan produk Indonesia” hal ini tentunya untuk terus mendorong perkembangan informasi dan produktivitas, guna memberdayakan Industri sebagai upaya untuk mengenalkan produk industri dalam negeri.

Siapa saja peserta PPI 2015?

Di PPI 2015 ini terdapat ratusan booth berjajar rapi dan brand terkenal dari produsen lokal berkualitas International, diantaranya PT. Insera Sena yang terkenal dengan sepeda andalannya United - Polygon, Pengrajin kayu dari Ngawi yang memamerkan hasil kerajinan kursi dengan model Rustic sebagai andalannya, webe dan Gammala dengan tas yang mempesona, dan masih banyak brand lainnya.

Namun dari beberapa booth yang saya kunjungi, ada 3 (tiga) peserta yang menarik minat saya untuk mendekat yaitu:

1. HeySTARTIC AV PEDULI ECOFASHION

Usaha fashion yang kekinian banget ini memiliki keunggulan yaitu memanfaatkan limbah kantong Semen menjadi barang yang bernilai tinggi, menurut Agnez Santoso kakak dari Vania Santoso founder HeySTARTIC usaha yang inovatif ini bermula dari kecintaan mereka akan kelestarian lingkungan dan memanfaatkan limbah yang ada dengan memberdayakan masyarakat sekitar, usaha yang baru mendapat legalitas pada tahun 2014 itu kini sudah menjajah pasar benua Eropa.

Usaha yang mendapat berbagai macam penghargaan ini juga pernah meraih UKM 500 wow dari Galeri Indonesia Wow dan selalu terus mengembangkan produknya untuk terus berinovasi demi menghasilkan produk yang berkualitas dan berharap semakin dicintai penggemar fashion di tanah air.

Bagi masyarakat Indonesia produk ini bisa didapatkan hanya dengan harga mulai 100 ribu untuk bahan dari kantong semen atau hingga 400 ribu untuk bahan yang terbuat dari kombinasi kulit Suede, untuk melihat butik sekaligus cara membuatnya kita bisa mengunjungi workshop sekaligus officenya di Jalan Jemursari 4 No. 5 Surabaya atau langsung ke websitenya di www.avpeduli.com

 

Bermula Dari Kantong Semen Berubah Menjadi Tas Cantik

Tas Cantik yang mendunia

2. WEDHANG POKAK PAK SOL

Setelah mengelilingi gedung PPI 2015, setiap kali melewati booth yang satu ini saya selalu berhenti sejenak dan meliriknya, dari awal memang sudah berniat mampir tapi setiap kali mampir selalu ada saja pekerjaan lain yang memaksa saya untuk beralih ke tempat lain, hingga akhirnya ketika beranjak pulang saya menyempatkan untuk beneran mampir dan meski saat itu si bapak sudah bersiap-siap untuk menutup booth tapi beliau masih tetap ramah melayani kekepoan saya akan produk yang satu ini, terima kasih ya pak hehehe Wedhang Pokak (wedhang:jawa) biasa kita kenal dengan sebutan Sirup adalah minuman tradisional khas Probolinggo yang berbahan dasar Gula, Jahe, Kayu Manis, Pandan, Sereh, dan rempah-rempah lainnya, duhhhh seger kan kalo ngebayangin aja apalagi ngerasain langsung dan kebetulan saat disana saya mendapat tester buat incip-incip gratis, terima kasih ya pak

Bapak Syamsul H sekaligus founder dari Wedhang Pokak Pak Sol (selanjutnya saya singkat WPPS) menjelaskan secara detil mengenai keunggulan produknya, menurut beliau yang membedakan produk minuman tradisional ini dengan produk lain adalah murni menggunakan bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah menggunakan cara tradisional sedemikian rupa sehingga kualitas rasanya tetap terjaga, dan satu lagi dari cara pengolahannya yang benar-benar diperhatikan minuman tradisional ini bisa tahan 1-2 bulan apabila tidak dimasukkan ke dalam lemari es namun awetnya benar-benar proses alami dan tanpa bahan pengawet.

Founder Wedhang Pokak Pak Sol

menurut Bapak Syamsul H, pasar WPPS kini bukan hanya di Jawa Timur saja tapi sudah merambah luar pulau khususnya Batam dan Kalimantan, dengan tetap selalu melakukan penyempurnaan kualitas produk dan kemasan kedepan diharapkan produk ini bisa menjadi produk kebanggaan masyarakat Indonesia. WPPS ini selama pameran seharga 35 ribu rupiah dan diproduksi oleh UD. ARJUNA JAYA yang beralamat di Jl. Slamet Riyadi Gang Arjuna 9 Probolinggo, Jawa Timur

3. Selai Rosella dan Keripik Pare Non Gluten dari Kebun Kita

Selain tas yang terbuat dari kantong semen dan minuman tradisional dari rempah-rempah, berikutnya sayapun tertarik sama booth yang satu ini yaitu Kebun Kita, apa yang membuatnya berbeda? tentu saja produk selai Rosella dengan warna merah yang menggoda dan keripik Parenya yang renyah serta tidak pahit, tapi ada juga produk lain yaitu wedang uwuh khas Yogyakarta. Menurut bu Retno sekaligus founder Kebun Kita, selain jenis-jenis produk yang ditawarkan tersebut ada lagi yang membuat produk ini menjadi istimewa yaitu berasal dari bahan-bahan alam yang ditanam secara organik, dan khususnya keripik Pare yang renyah dan tidak pahit ini diolah dengan tepung yang tidak mengandung Gluten, saya sudah mencicipi beberapa varian produknya dan emang enak sih :D Selama pameran rate harga produk ini antara 25 ribu sampai dengan 35 ribu, terjangkau bukan? selain itu produk ini sudah tersedia di pasar dan pusat oleh-oleh Yogyakarta, namun menurut bu Retno, Kebun Kita juga bersedia melayani pesanan langsung untuk dikirim ke kota tujuan.

Selai Rosella & Keripik Pare Non Gluten

Varian Wedhang Produk Hasil Olahan Kebun Kita

Setelah saya pikir lagi ternyata 3 (tiga) booth tersebut memiliki kesamaan yaitu “kembali ke Alam” atau kita biasa menyebutnya back to nature kali yaaaa, ya emang dasarnya saya doyan hal-hal yang beginian sih

Lomba dan Rangkaian Acara di Pameran Produk Indonesia 2015

Untuk menarik minat masyarakat mengunjungi PPI 2015, selama pameran ada beberapa rangkaian acara yang bisa diikuti oleh semua kalangan masyarakat umum maupun undangan diantaranya: Talk Show, Workshop, Fashion Show, serta komunitas online dan blogger. Selain itu terdapat juga kontes online bagi blogger dan penggiat social media diantaranya:

1. lomba blog review peserta PPI 2015,

2. kontes instagram Promosi Peserta,

3. kontes foto eksis kompor Batik Astoetik,

4. Baba Rafi Instagram competition,

info selengkapnya langsung kesini ya dan masih banyak rangkaian acara lainnya. Jadi ayokkkkkkk datang ke PPI 2015 sekarang juga yang diadakan di Grand City Surabaya selama 4 (empat) hari dari mulai tanggal 6 s/d 9 Agustus 2015.

Mari kita “Bangga Menggunakan Produk Indonesia”


TAGS Minuman Herbal Makanan Organik Pameran Produksi Indonesia Lomba Blog


-

Profil Saya

Follow Me


Komentar