Mengejar Sunrise Hingga ke Gunung Bromo

4 Mar 2015

Duh ternyata lama banget saya tidak update blog tentang traveling, banyak catatan yang sudah tersimpan sih tapi karena beberapa kesibukan dan atmosfir mood yang suka berpindah-pindah akhirnya baru sekarang bisa posting kembali dan tepatnya ini adalah postingan pertama kali di awal tahun 2015.

Sebenarnya ini adalah traveling saya yang tidak direncanakan pada tahun kemarin tanggal 16-17 Agustus 2014, ketika pulang kerja tiba-tiba di culik teman-teman di ajak ke Bromo.

Meeting point saat itu sudah ditentukan di salah satu mall di Surabaya jam 21:00 wib dan jam 22:30 wib akhirnya rombongan sebanyak 3 mobil meluncur menuju Bromo dengan melalui jalur Surabaya - Tongas (Probolinggo), alhamdulillah perjalanan lancar dan tepat pukul 02:00 wib tibalah kami di Bromo, sambil menunggu waktu yang tepat untuk memulai trekking kami mengisi waktu dengan bersantai dan ngobrol bersama teman-teman, suasana seperti itu pasti menyenangkan apabila dinikmati bareng teman-teman secara keroyokan, ada yang ngopi dingin, ada yang beli bakso dingin, bahkan ada yang beli mie gelas dingin, kenapa dingin? ya karena suhu dilokasi dingin pake bangetttt, baru saja air mendidih dituangkan untuk menyeduh eh kopi panas tadi dah berubah dingin, bakso yang tadinya panas beruap ketika mangkok sudah berpindah tangan dalam hitungan menit baksonya sudah suam-suam kuku.

Menjelang Subuh beberapa teman sudah mulai gerilya mencari Hartop dan dengan sedikit negosiasi akhirnya kami menuju kawah. Kata si ibu penjual kopi di warung setempat kami beruntung datang hari itu suhu tidak terlalu dingin karena hari kemarin sempat terjadi hujan es saking dinginnya dan suhu sempat mencapai 7 derajat celsius.

Pas trekking saya tidak mencapai tangga paling atas, karena arah angin sedikit mengkhawatirkan, selain itu saya lebih memilih mengejar view di kaki gunung saat Sunrise dan sekali lagi keputusan saya tidak mencapai tangga paling atas sangatlah tepat karena bersamaan saat itu teman-teman yang berada di bibir kawah mendadak semburat turun ke bawah sebab asap belerang mengarah ke arah kami.

Langsung saja oleh-olehnya di bawah yaaaa

1664286450e92c3526e2f09867b87c02_bromo2

Menjelang Sunrise
577acaef0aef218f6cdd53ffbdc17de6_bromo1

Matahari mulai mengintip

25c5d699dd69f96f2bb848651a34515f_bromo4

Sunrise di gunung Bromo

289753dd674a2772dfa6024d6e18aecd_bromo3

Padat, bertepatan hari kemerdekaan RI 17 Agustus

O iyah sebenernya mengunjungi Bromo katanya akan lebih seru ketika bertepatan dengan upacara Yadnya Kasada. Bagi yang belum pernah ke Bromo jangan lupa beberapa saran dari saya berikut ini:

  • 1. Gunakan jaket tebal kalau perlu bawa double ya biar ngga beku pas tiba disana
  • 2. Usahakan pakai sepatu tertutup selain untuk menghindari hawa dingin juga untuk menghindari pasir masuk ke telapak kaki
  • 3. Jangan lupa masker, tidak wajib sih cuman diperlukan untuk meminimalkan aroma kotoran kuda yang kuat banget mampir ke hidung :p
  • 4. Slayer + sarung tangan tebal, wajib kalau tidak kuat dingin.
  • 5. Silahkan tambahin sendiri ya :p

Tapi 5 (lima) saran diatas akan tidak berlaku kalau kita sudah terbiasa tinggal di tempat yang dingin, seperti teman Bule saya yang berasal dari Ausie yang ketika tiba disana cuma menggunakan kaos oblong tanpa jaket, sarung tangan, dll.

1df1a1055b68c4ae39c107537d0ce893_bromo5

Boleh dong ya ikutan mejeng disini :D

Jadiiiiiiiiiii, siapa yang belum atau sudah pernah ke Bromo? boleh di bagi pengalamannya langsung di kolom komentar ya!!!

Lazada Indonesia


TAGS Mount Bromo Tongas Probolinggo Akses menuju Bromo


-

Profil Saya

Follow Me


Komentar