Integrasi Nyata Diperlukan Dalam Pengembangan Madura

1 Dec 2014

Berbicara mengenai harapan baru pulau Madura tentu tak bisa lepas dari kondisi sosial dan tujuan wisata disana. Jika sebelumnya saya sering mengulas tentang beberapa destinasi menarik di pulau ini yaitu selain kebanggaan masyarakat Jawa Timur yang terkenal dengan jembatan Suramadunya, saya berharap ada tujuan wisata lain yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar juga masyarakat Jawa Timur pada umumnya.

Jembatan Suramadu
Jembatan Suramadu Malam Hari

Jika setiap kali saya mendampingi teman atau tamu kantor dari luar kota, umumnya mereka minta diantarkan hanya sekedar lewat atau melihat jembatan Suramadu, yang mana tentu saja kami disini tidak memiliki waktu banyak dan sekedar lewat jembatan Suramadu kemudian balik ke Surabaya sudah merupakan cukup puas. Namun kadang ada beberapa moment di mana tamu atau teman yang saya dampingi ingin mengenal Madura lebih jauh lagi, disinilah kesulitan saya karena saya kurang mengenal pulau Madura dan baru beberapa kali saja menginjakkan kaki di pulau ini, itupun karena ada teman Madura yang bersedia menjadi kompas mengantarkan kemana kami akan pergi, maksimal Bangkalan dan selebihnya putar balik ke Surabaya.

Mercusuar Sambilangan

Mercusuar Sambilangan

Biasanya saya membantu teman-teman berbagi informasi tujuan-tujuan menarik tentang madura di blog ini, meski informasi yang saya sampaikan bagi masyarakat Madura sangat standard dan sedikit minimal tulisan itu bisa memberi informasi lebih bagi orang luar Jatim yang belum pernah mengenal Madura, jadi selain tujuan utama menyeberangi Suramadu, tentunya oleh-oleh serta kuliner khas Madura merupakan konten positif yang bisa saya bagikan kepada pembaca, dan berikut beberapa destinasi menarik yang pernah saya posting:

1. Menyeberangi Suramadu

2. Wisata Kuliner di Madura

3. Berburu oleh-oleh khas Madura

4. Mengunjungi Mercusuar Sambilangan

Di setiap destinasi tersebut tentunya tak lepas dari beberapa kelebihan serta kendala yang pernah saya temui diantaranya:

1. Ketika menuju jembatan Suramadu: dari sisi Surabaya sangatlah terlihat kontras dengan sisi Madura, di sisi Surabaya semua petunjuk/rute/fasilitas sangatlah lengkap, namun ketika di sisi Madura sangatlah berbeda bahkan beberapa kali kami sempat tersesat karena minimnya informasi yang berupa petunjuk/rute/fasilitas tidak mudah kami temui di sisi ini.

2. rute menuju Mercusuar Sambilangan: Driver kami (bukan warga Madura) sempat berputar-putar hingga 3 (tiga) kali di alun-alun Bangkalan hanya karena kami tidak menemukan papan petunjuk menuju arah Mercusuar, mengandalkan GPS tentu tidak bisa diharapkan karena sinyal yang ada timbul tenggelam, akhirnya salah satu dari kami turun untuk bertanya kepada warga arah menuju lokasi, parahnya lagi kami semua tidak bisa bahasa Madura dan kebetulan penduduk sekitar tidak menggunakan bahasa Indonesia.

3. berburu oleh-oleh khas Madura tentu menyenangkan apabila kita tahu dimana lokasi yang tepat yang bisa diandalkan dengan harga standard dan barang yang tidak mengecewakan, lagi-lagi kami kesulitan dimana kawasan ini bisa kami temui, jika di Surabaya kami mengenal Pasar Genteng sebagai pusat oleh-oleh Surabaya, nah dimana kami bisa menemukan pusat oleh-oleh di Bangkalan? bagi warga sekitar mungkin akan tahu, tapi bagi orang luar seperti kami informasi seperti ini sangatlah kurang.

4. Wisata Kuliner khas Madura saya yakin bukan hanya “Bebek Goreng” yang terkenal itu, tapi pasti ada kuliner lain yang menjadi ciri khas disana karena Madura karakter masyarakatnya sangat beragam dan sudah tentu tidak mengkonsumsi satu menu itu saja, masalahnya kami belum tahu kuliner khas apa saja yang ada di Madura (selain lapak berjajar sepanjang sisi suramadu)

5. Selain tujuan wisata di atas, Madura memang terkenal dengan wisata religinya, masalahnya bagaimana masyarakat umum akan bisa kesana jika tidak memiliki akses atau berkunjung dalam rombongan jumlah besar tanpa menggunakan jasa travel?

Pandangan dari sisi warga luar Madura, berikut harapan saya akan wajah baru pulau Madura:

Pemerintah aktif mempromosikan tapi jika tidak ada kerjasama dengan masyarakat lokal tentu ibarat bertepuk sebelah tangan, pemerintah aktif mempromosikan tapi hanya sekedar teori tanpa ada tindakan nyata tentu hasilnya juga pasti akan tidak maksimal, untuk itu………….

Integrasi nyata antara masyarakat dan Pemerintah Daerah haruslah diwujudkan demi tercapainya kesejahteraaan bersama, dimana pemerintah memfasilitasi tujuan-tujuan ini diantaranya dengan support kebutuhan masyarakatnya untuk mengembangkan potensi daerahnya, misalnya mendirikan pusat informasi bagi orang luar Madura tentang perkembangan Madura dan potensi daerah, bukan hanya itu namun pemerintah Daerah juga diharapkan menyediakan fasilitas yang lengkap dan membangun kawasan wisata yang memadai, seperti halnya seperti yang saya dengar ada salah satu pulau “Karimunjawa”nya Madura tapi belum di explore dengan baik karena ketidakpedulian pemerintah Daerah sekitar, menurut saya alangkah berharganya destinasi ini bila di poles dan dikembangkan, tentunya akan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi warga sekitar, untuk itu tujuan wisata tidak harus mahal, tapi peran aktif keterbukaan masyarakat serta pemerintahannya tentunya sangat penting bagi perkembangan wisata di tempat tersebut.

Peran Aktif Masyarakat: terbuka akan perubahan menuju kawasan Madura yang terus berkembang, memberikan rasa aman dan nyaman di daerahnya untuk warga luar Madura, aktif menawarkan dan mempromosikan potensi daerahnya.

Fasilitas umum: selain berupa papan petunjuk, bagaimana pemerintah dan masyarakatnya berperan aktif memberikan informasi kepada orang luar Madura untuk menarik minatnya supaya mau berkunjung ke Madura, misalnya: informasikan tujuan apa saja yang menarik? rute ke tujuan mana saja yang menarik, di jangkau menggunakan apa?, ada apa saja di tempat tujuan?, dll.

Perkembangan Daerah bukan hanya mengandalkan sisi wisata saja, tapi pusat bisnis dan perdagangan yang aman dan nyaman tentu juga akan sangat berpengaruh bagi perkembangan ekonomi daerah tersebut, sepanjang lahan sisi Madura jembatan Suramadu sebagai pintu gerbang masuknya ke Pulau Madura hingga saat ini saya lihat belum ada perubahan signifikan selain berjajar lapak oleh-oleh khas Madura, alangkah bagusnya jika lahan-lahan tersebut di kelola pemerintah Daerah untuk digunakan/dibangun pusat bisnis / perdagangan, galeri budaya dan kerajinan masyarakat Madura, parade rumah makan khas Madura dan lain-lain, yang mana dari satu langkah kecil kawasan ramai di area ini diharapkan bisa merambat lebih jauh lagi ke area lain, lagi-lagi peran Pemerintah Daerah diharapkan bisa mewujudkannya, disini saya berharap besar kabupaten-kabupaten di Madura berintegrasi saling support satu sama lain dan meniru langkah berani pemerintah Daerah Banyuwangi dalam mengembangkan potensi daerahnya.

Mari mengembangkan dan memajukan Madura bersama-sama!


TAGS Madura Suramadu


-

Profil Saya

Follow Me


Komentar