5 kota 5 Tempat dan 5 Kuliner Favorit di Jawa Timur

30 Mar 2012

Antrian jam 7 pagi hari Minggu.

Antrian jam 7 pagi hari Minggu.

Berbicara mengenai tujuan wisata, saya yakin bahwa wisata kuliner adalah menu wajib bagi wisatawan untuk menikmati masa liburannya. mungkin istilah yang tepat untuk hal ini adalah “Bagaikan makan sayur asam tanpa garam” maka tentu tak lengkap rasanya bila berkunjung ke suatu daerah tertentu dan tidak mencicipi kuliner-kuliner favorit di tempat tersebut,Bila kita merasakan makanan dan mengunjunginya di tempat-tempat kuliner restoran tentunya bukanlah hal yang menyenangkan karena tidak memberikan keaslian wisata impian yang kita inginkan.

Nah dalam hal ini demi memberi sedikit informasi akan saya bagikan tempat dan menu kuliner-kuliner favorit di 5 kota di Jawa Timur menurut saya:

1. Sate Klopo, Jl. Ondomohon - Surabaya

Sate Kelopo

Sate Kelopo

Kota yang dikenal dengan sebutan kota pahlawan ini adalah ibukota propinsi Jawa Timur, mungkin bagi sebagian yang lain lebih mengenal kuliner rujak cingur Delta atau sambal pedas bu Rudi, maka yang paling saya suka kuliner di kota ini adalah Sate Klopo yang berada di Jl. Ondomohon,Sate daging sapi yang di padu dengan potongan daging kelapa ini awalnya memang berasal dari Pulau Madura, dan Bumbu sate yang dipakai tentu berbeda dengan sate di Jakarta, jika di Jakarta bumbunya sebatas bumbu kecap maka di sini bumbu sate lebih menggunakan kacang.

eits tunggu dulu…..kalau kalian mencari jl. Ondomohon di map/peta pasti tidak akan menemuinya karena jalan ini adalah sebutan lisan warga Surabaya yang sudah dikenal sejak jaman kolonial, meskipun secara administratif lebih di kenal dengan jl. Walikota Mustajab.

hanya saja kalian harus bersabar kalau mau mencicipi kuliner ini, di hari dan jam tertentu kalian harus rela berdiri untuk antri karena tidak kebagian tempat duduk akibat dari ramainya pengunjung.

2. Rujak Cingur Dungus, Sukodono - Sidoarjo

Dari ibukota propinsi Jawa Timur berikutnya kita bergeser ke pemilik lahan Bandara Juanda yaitu Sidoarjo, kota ini meski terkenal dengan makanan Kupang Lontongnya, namun bagi saya makanan favorit di kota ini adalah Rujak Cingur Dungus, warung ini berada di kec. Sukodono (lebih dekat dari perempatan Gedangan/kompleks perindustrian Honda). Bumbunya memang Yummy….apalagi di ulek dengan petisnya yang sedap. Banyak yang berpendapat bahwa makanan ini adalah menjijikkan karena warnanya yang hitam pekat di campur dengan cingur (hidung) sapi, tentu bagi sebagian orang yang tidak mengenal budaya ini akan berpikir seperti itu.

Namun saran saya jangan tertipu dengan penampilan hitamnya yang menjijikkan dan justru hitamnya itu yang bikin makanan ini

Rujak Cingur

Rujak Cingur

menjadi sedap karena bumbu warna hitam tersebut adalah campuran warna dari Petis yaitu saus khas yang berbahan dasar Udang.

Bila kalian beruntung; di tempat ini kalian bisa pesan dan nunggu sebentar sudah bisa menikmatinya, namun apabila dewa Amor tidak berpihak pada kalian maka wajib bagi kalian untuk mengambil nomor antrian terlebih dahulu dan bisa jadi antrian itu akan bertahan sedikit lebih lama akibat nomor yang berderet dan banyak pesanan tiap nomor.

Dengan harga Rp. 8.000,- seporsi di jamin kepuasan lamanya kita mengantri akan terbayar dengan sedapnya rujak cingur tersebut.

3. Onde-onde Bo Liem, Mojokerto
Siapa sih yang tidak tahu onde-onde? nah kota yang terkenal dengan jejak kerajaan Majapahit ini salah satu keunggulan kulinernya adalah Onde-onde Bo Liem, meskipun banyak kita temui toko oleh-oleh khas yang menjual onde-onde ini, tapi ada 1 tempat yang selalu menjadi jujugan warga Mojokerto, yaitu sebuah rumah bangunan kolonial yang berada di Jl. Niaga (depan sekolah St. Louise) yang merupakan rumah keluarga Bo Liem, jika anda membeli di sini maka anda juga harus bersabar karena menunggu sebentar pesanan kita dibuatkan/ di goreng terlebih dahulu (Fresh from the Oven) +/- 10 menit.

yang menjadikan makanan istimewa? tentu saja historisnya yang mana makanan ini sudah ada dan terkenal sejak jaman kolonial.

4. Nasi Krawu, GKB, Gresik
Kota yang lebih di kenal dengan kota Pudak ini memiliki menu kuliner yang khas yaitu Nasi Krawu, yaitu nasi punel yang di padu dengan bumbu kecap daging Sapi suwir. Umumnya di bungkus menggunakan daun Pisan.

Mungkin akan banyak yang lebih mengenal nasi Krawu bu Saudah, tapi bagi saya dan keluarga lebih memilih beli di Jl. Kalimantan GKB, hanya saja di sini bukanya mulai pagi hingga jam 3 sore itupun jika beruntung, karena terkadang jam 1 siang sudah habis. Bumbunya sedap dan cocok bagi lidah saya yang doyan kuliner ^^.

5. Nasi Bali Wak Tunggal, Lamongan
Nah ini menu Favorit saya di kota ini, bukan Soto Ayam, bukan Nasi Boranan, tapi Nasi Bali wak Tunggal, yaitu nasi yang di bungkus menggunakan daun pisang ini memiliki beberapa pilihan menu sederhana, di antaranya Bali telor, Bali Daging, atau Bali Bandeng. Dan tidak ada lauk pendamping lain selain sambal terasi. Rasanya jangan di tanya, karena saya akan menjawab “Sedapppppp” beda dengan Bumbu Bali yang lain.

Pada awalnya saya tidak tahu, tapi ketika berkunjung ke kota ini bersama keluarga, Ayah selalu mengajak ke sini……..Warungnya sederhana dan bersih, posisinya strategis yang terletak di depan kantor BRI Pusat dan beberapa kantor pemerintahan, menjadikan warung yang berdiri sejak tahun 1950-an ini adalah sebuah pilihan. Selain itu, warung ini pula memiliki memori tersendiri bagi ayah, karena sejak masa kecil sering mengunjungi warung ini bersama kakek ketika dulu masih di kelola generasi pertama yaitu Wak Tunggal (Wak=Pak). Dan sekarang warung ini dikelola oleh generasi ketiga dari keluarga Wak Tunggal.

Dari obrolan yang saya dengar antara ayah dan pengelolanya, menurut ayah, konon dulu di warung ini ketika masih generasi pertama yang kelola, selain menu nasi Bali juga tersedia Kopi tubruk yang di masak menggunakan kompor arang. Hanya saja sekarang menu yang terakhir ini ditiadakan oleh penerusnya karena polusi abu arangnya mengganggu tetangga.

O iyah, kalau berkunjung ke sini juga semoga beruntung karena buka mulai jam 14:00 wib dan jam 17:00 wib kadang sudah tutup karena habis. Mantab kan!!

Nah inilah deretan 5 makanan Favorit di 5 tempat dan 5 kota versi saya yang tertulis dalam blog, tergoda untuk mencoba?


TAGS Sate Kelopo Rujak Cingur Onde onde Bo Liem Krawu Traditional Food Wisata Impian Dot Semarang


-

Profil Saya

Follow Me


Komentar