Indahnya Kebersamaan saat Lebaran

1 Sep 2011

Setiap akhir bulan Ramadhan atau Lebaran tiba, pertanyaan yang paling sering dilontarkan teman-teman ketika tiba ditempat kerja saat hari pertama puasa adalah ikut puasa kapan? (memulai tanggal berapa?) ikut lebaran kapan? tak jarang pula di berita ada beberapa golongan yang mendahului atau memperlambat dari keputusan yang ditetapkan pemerintah.

Nah buat saya pribadi ketika ditanya seperti itu, tentu jawaban saya adalah “Mengikuti Keputusan Pemerintah”, kenapa? selain karena awam dengan ilmu agama yang masih cekak, di beberapa pengajian yang saya ikuti selalu ditekankan oleh para ustadz/kyai di daerah saya untuk dianjurkan mengikuti keputusan pemerintah. Kenapa? dalam hal ini pemerintah tentu tidak asal-asalan dalam memutuskan perkara seperti ini, terlebih masalah penentuan tanggal bulan Ramadhan/Syawal yang tentu sangat riskan bagi umat Islam. Dan keputusan pemerintah adalah berdasar dari pendapat para ulama perwakilan dari beberapa wilayah di Indonesia, mulai ujung timur hingga ujung barat, mulai ujung selatan hingga ujung utara.

Dari para Ulama yang mengikuti Sidang Isbat, tentu para beliau ini memiliki pemahaman dan ilmu agama yang tidak bisa di anggap sepele…….oleh karena itu dalam memutuskan kapan Ramadhan/Syawal di mulai? menggunakan hilal atau hisab? para beliau ini pasti lebih mengerti.

Namun begitu ada beberapa organisasi keagamaan yang mengawali Lebaran dari keputusan hasil sidang Isbat walaupun awal Ramadhan di mulai secara bersamaan. Dan banyaknya emak yang yakin akan lebaran 1 Syawal 1432 H diputuskan tanggal 30 Agustus 2011 karena itu pula di berbagai social media rame-rame menyuarakan “Karena Hilal Setitik, Rusak Opor sebelanga” alias sudah terlanjur masak ternyata lebarannya mundur hehe.

Biarpun begitu, mari kita jaga indahnya kebersamaan di bulan Lebaran ini, mohon maaf lahir & batin ^_^


TAGS ngaBLOGburit


-

Profil Saya

Follow Me


Komentar